5 Cara Menjaga Warna Hijab Agar Tidak Mudah Luntur dan Pudar

  • Whatsapp
5-Cara-Menjaga-Warna-Hijab-Agar-Tidak-Mudah-Luntur-dan-Pudar
Foto dari Canva.com Photos Unlimited

Saat ini tren fashion muslimah semakin digemari oleh banyak kalangan. Mulai dari gaya busana, hijab, hingga mukena. Bahkan gerai pakaian muslimah pun semakin menjamur. Salah satunya, Anda dapat menemukan gerai pakaian dan hijab Zoya di berbagai kota di Indonesia.

Menjaga Warna Hijab

Mengikuti tren seperti arus air yang mengalir. Apalagi jika dikaitkan dengan fashion. Namun, bukan berarti Anda bisa sering gonta-ganti dan boros dalam membeli pakaian. Untuk Anda yang berjilbab, Anda bisa lho menjaga warna hijab agar tidak luntur. Dengan begitu Anda tetap fashionable dan hemat pengeluaran. Penasaran bagaimana cara membuat warna hijab tetap cerah? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

1. Jangan mencampur hijab dengan pakaian lain ketika mencuci

Hijab memiliki berbagai jenis bahan, beberapa diantaranya adalah chiffon, rayon, paris, hingga viscose. Ketika mencuci hijab, jangan campur adukkan dengan pakaian lain. Apalagi jika hijab Anda berbahan paris. Teksturnya yang tipis akan lebih cepat rusak.

Hindari risiko luntur pada hijab dengan memisahkannya di wadah terpisah. Agar warnanya tidak cepat pudar, Anda tidak perlu mencucinya dengan mesin cuci. Cukup direndam dan pisahkan dengan hijab bermotif. Disarankan untuk Anda mencuci hijab menggunakan tangan karena dapat membuat warna hijab lebih awet.

2. Jangan gunakan deterjen

Bahan hijab lebih banyak didominasi dengan jenis bahan-bahan yang tipis. Pencucian yang salah malah dapat membuat hijab Anda menjadi rusak, terutama menyebabkan warna luntur. Untuk itu, gunakan sabun atau deterjen lembut. Anda juga dapat menggunakan larutan sampo untuk mencuci hijab. Hal tersebut terbukti lebih aman menjaga ketetapan warna hijab Anda dibandingkan deterjen.

3. Jangan rendam terlalu lama

Merendam hijab agar memiliki warna yang tahan lama ada aturannya lho! Anda dapat mencampuradukkan seluruh jenis bahan kerudung menjadi satu ketika direndam. Oh iya, pastikan Anda tidak terlalu lama merendamnya agar sabun cuci yang digunakan tidak merusak hijab.

Untuk membersihkan hijab secara maksimal, Anda dapat merendamnya dengan air panas. Air panas berfungsi membunuh bakteri dari hijab yang seharian digunakan. Namun, apapun caranya, hijab berkualitas seperti kerudung Zoya tetap akan memiliki kualitas warna tahan lama. Sehingga hal tersebut lebih memudahkan Anda dalam melakukan perawatan.

4. Perhatikan penyimpanan

Penyimpanan hijab yang tepat dapat mengurangi proses pemudaran warna pada hijab Anda. Sebab, menyimpan hijab dengan cara digantung membuatnya tidak mudah kusut. Berbeda halnya jika Anda menyimpan hijab dengan cara dilipat atau menggulungnya di dalam lemari.

Penyimpanan yang tidak tepat, membuat hijab Anda mudah terkena debu ataupun kelembaban sehingga mempercepat pemudaran warna. Pastikan Anda menyimpan hijab dengan digantung dan terpapar udara ya!

5. Jangan asal menyetrika

Energi panas pada setrika yang terlalu tinggi dapat merusak serat kain dan memudarkan warna hijab. Untuk itu Anda harus menyetel suhu yang pas ketika akan menyetrikanya. Sesuaikan suhu dengan bahan hijab Anda ya! Misalnya, Anda berniat menyetrika hijab berbahan satin. Bahannya yang tipis akan mudah robek ketika disetrika.

Untuk itu, pastikan suhu yang digunakan berada pada panas medium. Lapisi juga dengan kain ketika menyetrika hijab yang memiliki tekstur tipis. Intinya, jangan asal menyetrika ya! Sayangi hijab Anda.

Merawat hijab memang perlu perjuangan, terutama agar warnanya tidak luntur. Namun, Anda juga harus memperhatikan kualitas hijab sebelum membeli, seperti Zoya yang berkomitmen dalam menjaga kualitas hijab produksinya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *