5 Langkah Awal Kebiasaan Kecil Untuk Keluarga Sehat dan Ramah Lingkungan

By | November 18, 2019

Pola hidup ramah lingkungan sebetulnya tidak cuma mengenai mengubah beberapa barang yang biasa dipakai, dengan beberapa barang memiliki loabel “eco-friendly” yang tambah mahal ataukah tidak efektif lho, Bun! Sebaliknya, pola hidup ini malah membuat keluarga semestinya jadi lebih irit.

Beberapa pilihan yang lebih ramah lingkungan ini sebetulnya dapat diawali semenjak Si Kecil dalam kandungan atau umur balita (bawah lima tahun). Contohnya dengan pilih untuk menyusui Si Kecil dengan cara langsung kapan juga Bunda dapat, memakai popok kain, serta memberi bubur bayi bikinan sendiri.

Sesudah beberapa anak makin besar, Bunda dapat ajak mereka untuk turut bertindak mengaplikasikan pola hidup ramah lingkungan dalam sehari-harinya. Berikut banyak hal yang bisa dikerjakan Bunda dengan keluarga:

1. Bermain di luar ruang

Bunda dapat melatih beberapa anak untuk banyak bermain di luar ruang seperti di taman perumahan. Sekalian bermain, Bunda dapat memberikan pandangan mengenai bagaimana jaga alam, contohnya dengan tidak buang sampah asal-asalan. Diluar itu, ajak beberapa anak menuai buah atau sayur langsung di perkebunan, bisa membuat mereka mengerti utamanya jaga kelestarian alam jadi sumber makanan mereka.

2. Memakai produk alami

Beberapa produk pembersih rumah banyak terkandung bahan kimia yang bisa saja beresiko. Untuk kurangi risikonya, Bunda dapat berubah ke produk yang lebih ramah lingkungan. Waktu membersihkan, contohnya, Bunda dapat pilih deterjen tanpa ada pewangi serta lebih sedikit busa, yang membuahkan lebih sedikit sampah bahan kimia.

Bunda dapat juga memakai beberapa bahan alami yang telah ada di dalam rumah, seperti cuka apel, perasan jeruk atau lemon, serta baking soda. Beberapa bahan ini juga bisa lho dipakai jadi cairan pembersih rumah tangga yang ramah lingkungan. Diluar itu, pemakaian produk alami ini dapat juga berguna untuk Bunda yang sedang hamil atau berencana kehamilan yang lebih sehat.

3. Kurangi penggunaan, pakai kembali, serta daur lagi barang

Beberapa peralatan seperti car seat, tempat tidur bayi, serta pompa ASI memang semestinya dibeli baru. Tapi, banyak barang lain yang tidak harus dibeli baru, seperti mainan, buku, serta baju, khususnya bila periode waktu pemakaiannya tidak lama. Beberapa anak dapat juga dibawa lakukan beberapa hal simpel seperti memakai dua bagian kertas atau memakai kalender sisa jadi kertas hadiah atau kertas sampul buku.

4. Jauhi plastik sekali gunakan

Melatih keluarga bawa botol minum sendiri waktu melancong salah satu langkah paling mudah untuk kurangi pemakaian air minum paket. Janganlah lupa bawa sedotan stainless steel atau bambu, serta lap bersih yang dapat digunakan lagi. Waktu pesan makanan di luar, bila sangat mungkin, berikan catatan tidak untuk mengikutkan tisu serta alat makan plastik.

Diluar itu, Bunda bisa membawakan bekal makanan dalam kotak bekal yang dapat digunakan lagi untuk Si Kecil ke sekolah. Di dalam rumah, mainan anak yang dibuat dari kain, kayu, atau beberapa benda daur lagi, dapat juga jadi pilihan mainan plastik.

5. Berbelanja lebih arif

Setiap akan beli produk, khususnya makanan, ajak keluarga untuk turut berpikir mengenai paketannya. Bisakah paketannya didaur lagi atau dipakai kembali? Bila tidak, lebih baik kurangi pemakaiannya. Contohnya, lebih baik beli cemilan curah dengan bawa wadah sendiri dibanding beli cemilan dalam paket kecil-kecil. Hal sama dapat juga Bunda kerjakan waktu beli belanja dengan bawa kantong atau keranjang berbelanja sendiri.

Hal yang tidak kalah penting, orangtua bisa jadi contoh buat beberapa anak lewat beberapa hal simpel, terhitung dalam kegiatan seharian. Bunda bisa lakukan banyak hal di atas atau beberapa tindakan lain yang lebih ramah lingkungan. Dengan melatih keluarga hidup lebih ramah lingkungan, keluarga Bunda semakin lebih terlatih jaga diri serta lebih sehat. Bunda jadi dapat mendidik anak tumbuh lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *